Tak Benar, Kawasan Industri Brebes Bergeser

Pengelola Berita

2020-06-29 | 20:46:10

# Comments

Tidak benar Kawasan Industri Brebes (KIB) bergeser sebagaimana rumor yang terjadi. KIB terus berlanjut melakukan kegiatan secara cepat dan terencana sebagaimana amanat dari Presiden RI Joko Widodo.

Hal tersebut disampaikan Asisten Deputi Penataan Ruang dan Kawasan Strategis Ekonomi Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang Perekonomian RI Dodi Slamet Riyadi saat mengecek persiapan pembangunan Kawasan Industri Brebes, di Kecamatan Losari, Sabtu (27/6).

Dodi mengatakan, rumor pergeseran belum diputuskan presiden, masih menunggu arahan selanjutnya. Kalaupun keduanya harus dibangun itu lebih baik. Jadi belum ada kepastian pergeseran, karena masih dalam tahap rancangan.

"Namun, secara regulasi KI Brebes sudah ada dalam RPJMN dan Perpres presiden. Kita tinggal tunggu nanti bupati melapor ke presiden mengenai kemajuan perkembangan pembangunan," tegas Dodi disela kunjungannya.

Sesuai amanat Perpres 79 Tahun 2019, kedatangannya ingin meninjau seperti apa progres pembangunan KI Brebes dan kendala apa saja yang dihadapi untuk dilaporkan kepada presiden.

Lanjut Dodi, jika sudah ada bendera start, infrastruktur pendukung akan segera dibangun yang anggrannya mencapai Rp 13 Triliun. Akan ada sekitar 8 infrastruktur pendukung, seperti jalan akses masuk kawasan, Daerah Aliran Sungai (DAS), sumber air baku dan lainnya.

"Brebes juga menjadi salah satu yang disiapkan untuk menampung relokasi industri farmasi dari Cina. Dan dari lokal juga banyak. Ada sekitar 38 calon perusahaan sudah antri. KIB akan dibangun secara bertahap sesuai kemampuan keuangan negara," tandasnya.

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH
mengatakan, tahapan proses menuju KI masih terus berjalan dengan survei yang dilakukan. Termasuk penyusunan masterplan, tindak lanjut Amdal dan studi kelayakan.

"Kami selaku pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti Kementerian Industri dan Kemenko Perekonomian. Sudah meninjau persiapannya seperti apa, dan kami juga akan segera melapor ke presiden," ungkapnya. (Bayu Arfi/Wasdiun)

Bagikan :



Leave a comment












-->