RSU Ketanggungan Upaya Memeratakan dan Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

Pengelola Berita

2020-06-24 | 17:11:28

# Comments

Masyarakat Kecamatan Ketanggungan dan sekitarnya boleh tersenyum gembira karena dalam waktu dekat akan berdiri Rumah Sakit Umum (RSU) Ketanggungan. Pendirian RSU tersebut telah dimulai yang ditandai dengan pemasangan tiang pancang pertama (ground breaking) pembangunan RSU Ketanggungan oleh Bupati Brebes Idza Priyanti SE MH, Senin (22/6).
“Saya berterima kasih kepada Ketua DPRD yang telah memberikan persetujuan sehingga RSU Ketanggungan bisa di bangun,” ujar Bupati.
Tanpa persetujuan dewan, kata Idza, maka pembangunan RSU tidak bisa dianggarkan. Dewan itu, reperentasi rakyat dan hasil keputusannya bermanfaat untuk masyarakat. Termasuk pembangunan RSU sebagai upaya meningkatkan pemerataan dan derajat kesehatan masyarkat.
Idza Berharap pembangunan RSUD Ketanggungan dapat berjalan lancar sehingga bisa tepat waktu dan segera dapat digunakan. Proyek pembangunan RSU Ketanggungan dengan nilai kontrak sebesar Rp 58.557.390.571.99 dilaksanakan oleh PT. Chimarder 777 dan PT.Chiko Karya.
“Dengan ditangani oleh dua pelaksana saya yakin pekerjaan bisa selesai tepat waktu dan tepat mutu selama 250 hari,” tandasnya.
Idza juga berterimakasih kepada semua pihak terkait sehingga anggaran pembangunan RSU Ketanggungan tidak terkena program efesiensi anggaran dalam upaya pencegahan Covid-19.
“Pembangunan Kantor Terpadu, pembangunan Pendopo Bumiayu terkena efesiensi anggaran 50 persen. Namun Alhmadulillah, RSU Ketanggungan tidak terkena efesiensi sehingga pada hari ini kita mulai pembangunannya,” ucapnya.
Pemasangan tiang pancang pertama pembangunan RSUD Ketanggungan diawali dengan penyerahan santunan kematian dan bantuan 250 kantong Beras dari BPJS Ketenagakerjaan. Juga pemberian santunan kepada anak yatim piatu dari Baznas Kabupaten Brebes kepada 300 anak.
Setelah membangun RSUD Brebes dan RSUD Bumiayu yang representatif, Pemerintah Kabupaten Brebes menambah satu RSUD lagi yakni RSU Ketanggungan. Pembangunan ini sebagai berupaya meningkatkan pemerataan dan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Brebes Barat.
Kata Idza, RSU Ketanggungan menempati lokasi bekas Terminal Ketanggungan, tepatnya Jalan RA Kartini No 20, Desa Ketanggungan, Kec. Ketanggungan, Kab. Brebes. Lokasi ini sangat strategis karena bisa diakses dari berbagai kecamatan, utamanya wilayah Brebes Barat.
“Bila sudah jadi, masyarakat tidak perlu susah-susah mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Brebes dan tidak perlu ke luar daerah. Cukup di RSU Ketanggungan saja, masyarakat Kecamatan Ketanggungan, Banjarharjo, Losari, Tanjung, Bulakamba, Kersana, Larangan dan sekitarnya dapat terlayani,” tutur Idza.
RSU Ketanggungan, lanjut Idza, dibangun untuk memberikan pemerataan layanan kesehatan yang baik dan terjangkau. Juga untuk memenuhi ketersediaan sarana kesehatan menyongsong tumbuhnya Kawasan Industri Brebes (KIB) dan Kawasan Peruntukan Industri Brebes (KPIB).
Direncanakan, RSU Ketanggungan dibangun di atas lahan seluas 13.000 meter persegi sedangkan luas lantai bangunan 9.880 meter persegi. Kapasitas RSU Ketanggungan bisa menampung sebanyak 152 bed tempat tidur untuk rawat inap.
Untuk kebutuhan air setiap harinya, sebanyak 46.695 liter/hari atau 0.54 liter/detik dan diambil dari air bawah tanah. Agar tidak terkena banjir juga dilakukan pengurugan lahan dengan tinggi sekitar 100 cm.
Penanggungjawab pembangunan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes H Syatibi menambahkan, berdasarkan perhitungan Konsultan Perencana Pembangunan RSU Ketanggungan (perencanaan tahun 2019), total kebutuhan biaya untuk Pembangunan RSU Ketanggungan sampai dengan dapat fungsional dan operasional diperlukan biaya sebesar Rp. 81.643.981.000,-.
Dari dana tersebut untuk membiayai 4 bangunan dan landscape atau kawasan. Empat bangunan tersebut yaitu (1) Gedung A (Gedung Penunjang) yang terdiri dari 3 lantai, (2) Gedung B (Gedung Perawatan) yang terdiri dari 3 lantai, (3) Gedung C1 (Gedung Servis) terdiri dari 1 lantai dan (4) Gedung C2 (Gedung Servis) terdiri dari 1 lantai.
Namun, kata Syatibi, pada tahun 2020 ini kegiatan Pembangunan RSU Ketanggungan ini dilaksanakan dengan Pagu Anggaran sebesar Rp 62 miliar melalui APBD Murni Tahun Anggaran 2020. Sehingga terdapat kekurangan anggaran kurang lebih Rp 20 miliar.
Sehubungan anggaran yang terbatas di tahun 2020, ungkap Syatibi, yang cuma sebesar Rp 62 miliar maka terdapat beberapa lingkup pekerjaan yang belum dikerjakan. Sehingga, output pembangunan tahun 2020 belum dapat fungsional dan operasional.
“Diperlukan adanya tahap lanjutan agar Pembangunan RSU Ketanggungan ini dapat fungsional dan operasional. Insya Allah pada 2021 akan dilanjutkan pembangunan tahap 2 agar dapat memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekitar dengan optimal,” pungkasnya.
Acara diakhiri tausiyah dan pembacaan doa oleh Pengasuh Pondok Pesantren Assalafiyah Luwungragi Brebes KH Subkhan Makmun.
Hadir dalam acara tersebut Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH beserta suami Dr Drs H Warsidin MH, Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH, Kapolres Brebes AKBP Gatot Yuliyanto, Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infantri Faizal Amri SE, Ketua Pengadilan Negeri Tornado Edmawan SH MH, Ketua Pengadilan Agama Drs Abdul Basyir MAg, Anggota DPR RI Paramitha Widya Kusuma, Ketua DPRD Brebes Mohammad Taufik SSn, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ketua Baznas Brebes serta tamu undangan lainya. (Yaser Arafat/Wasdiun)

Bagikan :



Leave a comment












-->