Komitmen Anti Korupsi, Bukan Untuk Pimpinan Saja

Pengelola Berita

2020-06-29 | 20:44:32

# Comments

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH mengingatkan bahwa, dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan pencegahan tindak korupsi jangan di ranah pimpinan saja. Tetapi seluruh aparatur negara harus mampu berkomitmen, agar membuahkan hasil nyata dalam upaya pemberantasan korupsi.

Demikian pesan Bupati Brebes saat menyaksikan deklarasi pencanangan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Brebes, di Pendopo Bupati, Kamis (25/6).

“Semoga dengan deklarasi Zona Integritas akan semakin meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat, khususnya dalam pelayanan di BPS Brebes,” harap Idza.

Dengan adanya pencanangan zona integritas ini, saya berharap akan terwujud tiga pilar penting, yaitu terwujudnya kapasitas dan kualitas organisasi, terwujudnya pemerintahan yang bersih dari kkn dan terwujudnya peningkatan kualitas pelayanan publik secara maksimal.

Diyakini Idza, BPS akan semakin baik, transparan dan akuntabel dalam pelayanan kepada masyarakat.  Kinerja BPS harus dapat menghasilkan data-data statistik yang akurat dan berkualitas. Karena data yang akurat dan berkualitas sangat dibutuhkan Pemerintah Kabupaten dalam menyusun perencanaan maupun pengambilan kebijakan.

Zona Integritas, kata Idza, tidak hanya berlaku di BPS saja. Komitmen tersebut sudah dilaksanakan di berbagai instansi vertikal dan Pemkab. Untuk itu, langkah terbaik adalah bersama membangun Indonesia, membangun Kabupaten Brebes dengan cara melaksanakan tugas pokok fungsinya masing-masing dengan baik.  

Terkait pelaksanaan Sensus Penduduk Online dan Sensus Penduduk Offline pada September 2020 Pemkab berusaha keras membantu kesuksesannya. Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Brebe3s selalu hadir, berperan serta nyata membantu BPS.

Kepala BPS Brebes Dra Prita Rextiana MM menyampaikan terimakasih atas support dan dukungan Pemkab Brebes sehingga Sensus Penduduk 2020 Online (SP2020 Online) berjalan sukses. Prita menjelaskan, SP2020 Online yang digelar 15 Februari hingga 29 Mei 2020 berhasil mengajak 28,7 persen dari populasi yang ada di Kabupaten Brebes.

“Penduduk Kabupaten Brebes yang merespon mencapai 511.851 penduduk, dan yang sangat mengejutkan di Kecamatan Salem responnya hampir lebih dari 50 persen,” ungkap Prita.

Pihaknya, lanjut Prita, masih melanjutkan SP dengan mendata dan mencacah sebanyak 72 persen penduduk lagi pada September mendatang. “Kami akan melibatkan Ketua RT dan kurang lebih 2000 petugas sensus,” terangnya.

Kata Prita, dicanangkannya pembangun zona integritas untuk mewujudkan tiga sasaran yang ingin dicapai. Pertama, terwujudnya peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi. Kedua, terwujudnya pemerintahan yang bersih dan bebas KKN dan Ketiga, terwujudnya peningkatan kualitas pelayanan.

Prita mengakui, masih banyak tantangan akan menghadang diantaranya berupa tuntutan pengguna data terhadap penyediaan data yang lebih tepat, lebih murah, lebih mudah diperoleh dan lebih berkualitas.

“BPS, bertekad menjadi pelopor data statistik terpercaya untuk semua,” tekadnya.

Reformasi Birokrasi BPS juga telah dilakukan sungguh-sungguh. Terbukti dengan diraihnya nilai B untuk implementasi SAKIP 2019. BPS Brebes juga meperoleh penghargaan atas ketepata waktu penyampaian laporan dan beberapa inovasi dalam rangka pelayanan prima.

Untuk mengikuti perkembangan digital, masyarakat  disajikan kemudahan dalam memperoleh data statistik di kawasan Brebes. Informasi statistik sudah dalam genggaman karena tersedia aplikasi Best Data yang berisi data-data strategisKabupaten Brebes yang sudah terintegrasi dengan website serta memiliki fitur chating. “Aplikasi Best Data sudah tersedia di playstore,” lanjutnya.

Kedepan, akan terus bersinergi dengan Dinkominfotik, Baperlitbangda sebagai konsumen data utama untuk melakukan penyediaan, edukasi dan sosialisasi data Kabupaten Brebes.

Deklarasi pembangunan Zona Integritas dipimpin Kepala BPS Brebes Dra Prita Rextiana MM diikuti jajaran BPS Brebes lainnya. Dilanjutkan dengan penandatanganan naskah deklarasi oleh Kepala BPS, dan diikuti para saksi yakni Bupati dan Forkopimda.

Turut hadir Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH, Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Faisal Amri SE, Ketua Pengadilan Negeri Brebes Tornado Edmawan SH MH, Kepala Kejaksaan Negeri Brebes Emy Munfaridah SH, Inspektur Kabupaten Brebes, Asisten I Sekda, Kepala Dinkominfotik, Kepala Satpol PP, Kepala Kesbangpol, dan perwakilan instansi lainnya. Acara dilaksanakan secara sederhana dengan jumlah tamu undangan terbatas dalam rangka memenuhi protokol kesehatan. (Suprapto/Wasdiun)

Bagikan :



Leave a comment












-->