Guru dan non-guru ikut Penyuluhan Kemahiran Berbahasa Indonesia

Pengelola Berita

2020-02-14 | 10:13:45

# Comments

Balai Bahasa Jawa Tengah, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan kegiatan Penyuluhan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Tenaga Profesional dan Calon Tenaga Profesional di Kabupaten Brebes pada 10-13 Februari 2020.

Sebanyak 40 orang peserta dari guru sekolah dasar dan 40 orang dari non-guru mengikuti kegiatan yang diadakan di Grand Dian Hotel, ini dilakukan dalam rangka mengenalkan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia sebagai instrumen pengukuran yang berperan dalam dunia pendidikan dan kedinasan.

Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan kemahiran penggunaan bahasa Indonesia bagi guru Sekolah Dasar dan non-guru di Kabupaten Brebes. Senin (10/2).

Sekretaris Daerah (Sekda) Brebes Ir. Djoko Gunawan, M.T.,membuka secara resmi kegiatan Penyuluhan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Tenaga Profesional dan Calon Tenaga Profesional di Kabupaten Brebes.
Dalam sambutannya Djoko berharap, seluruh peserta kegiatan ini mampu menerima materi yang diberikan selama penyuluhan dengan baik karena materi-materi tersebut sangat penting dan dapat menambah wawasan peserta sebagai guru sekolah dasar dan non-guru, harapnya.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Balai Bahasa Jawa Tengah Dr. Tirto Suwondo, M.Hum., berharap peserta dapat mengikuti materi yang disampaikan dengan baik agar menambah
peserta mengenai literasi bahasa Indonesia sehingga dapat menjadi contoh untuk siswa-siswa dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Beliau juga mengucapkan terima kasih atas bantuan serta dukungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes yang telah mensuport atas terselenggaranya kegiatan ini, ujar Tirto.

Disampaikan selaku ketua pelaksana Tirto Suwondo menjelaskan, bahwa kegiatan penyuluhan bahasa ini diadakan selama empat hari, mulai Senin, 10 Februari sampai dengan Kamis, 13 Februari 2020, jelasnya.

Adapun materi yang diberikan selama kegiatan tersebut, yaitu Kebijakan Kebahasaan dan Kesastraan, Ejaan Bahasa Indonesia, Bentuk dan Pilihan Kata, Kalimat Efektif dan Paragraf, Bahasa Indonesia dalam Surat Dinas, Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia, serta Bahasa Indonesia dalam Laporan. Materi tersebut disampaikan oleh delapan narasumber yang terdiri atas Kepala Kantor Bahasa Jawa Tengan, Dr. tirto Suwondo, M.Hum. dan para penyuluh dari Kantor Bahasa Jawa Tengah, yakni Tri Wahyuni., S.S, Poetri Mardiana Sasti, S.S., Dyah Susilawati, M.Hum, Sutarsih, S.Pd, Emma Maemunah, M.Hum, Desi Ari Pressanti, M.Hum, Sunarti, M.Hum, dan Umi Farida, S.S. (Suprapto)

Bagikan :



Leave a comment












-->