Bupati Brebes Pastikan Skala Prioritas, Guna Realisasi Bantuan Kementerian Pertanian

Pengelola Berita

2020-02-14 | 10:21:02

# Comments

Adanya rencana pemberian bantuan dari Kementerian Pertanian untuk mendukung kawasan pertanian berkualitas. Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH meninjau sejumlah titik memastikan skala prioritas realisasi pembangunan dan perbaikan infrastruktur pertanian, diantaranya bendungan dan saluran irigasi di Kecamatan Sirampog dan Tonjong, Rabu (12/2) kemarin.

“Hal ini, untuk meningkatkan produktifitas, ketahanan dan kedaulatan pangan di Kabupaten Brebes. Tadi dari Sirampog dan sekarang di Tonjong, kita catat semuanya. Nanti kita sesuaikan mana yang sangat mendesak,” ucap Idza.

Idza menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan tinjauan lapangan dari pertemuan yang beberapa waktu lalu dilaksanakan. Adapun kunjungan itu sebagai tindak lanjut untuk bantuan dari Kementerian Pertanian, sekitar Rp 150 Miliar

“Kita tinjau lapangan untuk diajukan kepada Kementerian Pertanian. Semoga pertanian kita dapat lebih baik, dari panen sekali menjadi dua kali, tiga kali dan seterusnya,” tuturnya.

Lanjut Idza, sebelum di Sirampog dan Tonjong, tinjauan langsung telah dilakukan di Kecamatan Salem, Wanasari, dan Bulakamba. Selain bendungan dan irigasi, semua yang membuat produktifitas meningkat sepertinya pembibitan, penyuluhan dan Alsintan yang dibutuhkan petani akan disalurkan. Mohon doa dan dukungan para petani, karena Juni nanti bantuan baru akan akan dikucurkan," pungkas Idza.

Sementara, Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Tonjong Jawawi, yang berdiskusi beberapa waktu lalu, merasa lega akhirnya usulannya bisa ditinjau langsung bupati.

Dia meminta agar irigasi atau bendungan di Bendungan Desa Tanggeran dan Ungkal Bale diperbaiki.

“Kami minta agar bendungan dan irigasi ini dapat dibangun dan diperbaiki. Karena sangat vital keberadaannya,” kata dia.

Menurut Jawawi, dua bendungan tersebut mengairi sekitar empat desa. Mulai dari Tenggeran, Purwodadi, Pepedan hingga Karangjongkeng.

“Sungai di sini besar sehingga debit airnya melimpah. Itu dimanfaatkan hingga ke desa bawahnya, Tanggeran,” tuturnya.

Turut mendampingi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Tata Ruang, Forkopimcam, Kelompok Tani dan P3A setempat. (Bayu Arfi/Wasdiun)

Bagikan :



Leave a comment