Bupati Brebes Ajak Kader Posyandu Sosialisasi Corona

Pengelola Berita

2020-03-16 | 09:01:25

# Comments

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH mengajak ratusan Kader Posyandu dan Dukun Bayi untuk mensosialisasikan cara menghadapi wabah Virus Corona yang sudah menjadi isu global, saat ini telah menyebar ke Provinsi Jawa Tengah.

"Mumpung kita berkumpul di sini, saya mengajak seluruh Kader Posyandu dan Dukun Bayi Kecamatan Bumiayu untuk tidak panik berlebihan, namun tetap waspada," ucap Idza saat Sosialisasi Program Kesehatan Bagi Kader Posyandu dan Dukun Bayi di Rumah Makan Sahabat Alam Bumiayu, Sabtu (14/3) kemarin.

Kata Idza, mereka bisa menyebarluaskan informasi terkait Virus Corona kepada masyarakat, terutama di Desa. Dengan meningkatakan ketahanan tubuh dengan pola hidup bersih dan sehat.

"Ada beberapa cara mengantisipasi corona, diantaranya mengkonsumsi makanan bergizi, cuci tangan pakai sabun, menggunakan masker saat sakit dan tutup wajah dengan lengan saat batuk atau bersin," terang Idza.

Tak lupa, lanjut Idza, segera periksa jika memiliki gejala demam, batuk, pilek dan sesak nafas. Periksakan ke Puskesmas terdekat.

"Kesehatan menjadi hal penting, selain sosialisasi Corona, jangan lupa tugas dan kewajiban sebagai garda depan kesehatan masyarakat," pungkasnya.

Senada, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kabupaten Brebes Rudi Pangarsaning Utami juga menyampaikan bagaimana cara menangkal Virus Corona yang ramai dibicarakan di media masa saat ini.

"Pihak Dinas Kesehatan, sebagai pemangku kepentingan tak menganggap remeh, mulai gencar menyampaikan hal terkait Covid 19. Salah satunya melalui temu Kader Posyandu dan Dukun Bayi ini," ucap Rudi.

Lanjut Rudi, upaya ini harus bersinergi dengan seluruh lapisan masyarakat, agar kalangan masyarakat apapun teredukasi. Pemerintah sendiri telah menyiapkan berbagai langkah.

"Doa juga penting, supaya kita semua senantiasa dilindungi Allah SWT," tambahnya.

Terkait Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), kata Rudi, Kabupaten Brebes sampai saat ini sudah ada 15 kasus. Jadi perlu perhatian juga, karena masih menjadi prioritas di Kabupaten Brebes.

"Masih banyak faktor, salah satunya persiapan sebelum hamil dan sesudah hamil, penting juga baca buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), baik bagi remaja maupun ibu hamil," tandasnya. (Bayu Arfi/Wasdiun)

Bagikan :



Leave a comment