BNK Brebes Siap Menjadi BNNK

Pengelola Berita

2020-06-24 | 17:12:32

# Comments

Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Brebes siap bertransformasi menjadi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Brebes. Komitemen tersebut telah diwujudkan dengan berbagai kesiapan BNK Brebes dengan berbagai aktivitas dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba(P4GN).
“Organisasi Perangkat Daerah (OPD) BNK sudah berdiri sejak 2009 bahkan sekarang memiliki kantor representarif, sehingga siap menjadi BNNK,” ujar Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH saat Mbahas Obrolan Cerita Ilmiah (Moci) di Balai Kota Tegal, Selasa (23/6).
Untuk menunjang kegiatan P4GN, lanjut Idza, digelontorkan APBD rata-rata 1,2 milyar pertahunnya. Sarana dan prasarana lainnya cukup memadai, termasuk memiliki 3 buah kendaraan roda empat dan 10 kendaraan roda dua.
“Untuk persyaratan vertikalisasi, Pemerintah Kabupaten Brebes telah menyiapkan lahan seluas 1.500 meter persegi yang siap dihibahkan untuk BNNK Brebes,” ungkap Idza.
Untuk itu, Idza meminta dukungan dari BNNP Jawa Tengah agar BNK Brebes bisa segera direalisasikan menjadi BNNK.
Selama ini, lanjutnya, kegiatan yang telah dilakukan oleh Pemkab Brebes melalui SKPD atau OPD BNK Brebes berupa kegiatan P4GN minus pemberantasa karena belum vertikal.
Seksi pencegahan melakukan kegiatan berupa sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba secara tatap muka, melalui kegiatan kesenian, pemilihan duta anti narkoba, juga sosialisasi melalui media elektronik.
Seksi Terapi Rehabilitasi bekerja sama dengan panti sosial rehabilitasi pecandu napza Baturaden, melakukan penjangkauan dan rehabilitasi pecandu narkoba. Berdasarkan catatan Balai Rehabilitasi Baturaden, Brebes pengirim residen terbanyak. Aparatur Sipil Negara (ASN), jajaran Polres Brebes, Kodim 0713 Brebes, DPRD Brebes, Kejaksaan dan Lapas Brebes seluruh personilnya sudah menjalan test urine.
Bupati Brebes Hj.Idza Priyanti SE MH berkomitmen memerangi narkoba di Kab Brebes terbukti, telah terungkap kasus Narkoba di Kabupaten Brebes tahun 2018 terdapat 26 kasus, tahun 2019 ada 29 kasus dan untuk tahun 2020 sampai bulan Juni ada 16 kasus.
“Terima kasih atas dukungan dan hasil kerja keras semua pihak terutama TNI dan Polri,” ucapnya.
Di masa Pandemi Covid-19 Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng bersama Pemkot Tegal, Pemkab Tegal, Pemkab Brebes, dan Pemkab Pemalang menyelenggarakan kegiatan bersama Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI). Kegiatan ini dilatarbelakangi terungkapnya kasus pengiriman tembakau gorilla di Slawi Kabupaten Tegal beberapa waktu lalu.
“Awalnya saya berbicara dengan Wali Kota berkaitan dengan situasi pandemi Covid 19 yang mana Kota Tegal menjadi sasaran tembakau gorilla dan sabu cair,” ungkap Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Dr Benny Gunawan.
Menurut Benny, perlu komitmen kuat antara BNN bersama Kepala Daerah, Kapolres, Dandim, dan ulama untuk bersinergi memberantas penyalahgunaan narkoba.
Selain melibatkan empat kepala daerah, kegiatan MOCI (Mbahas Obrolan Cerita Ilmiah) bertajuk “Jateng Gayeng Lawan Narkoba Bareng-Bareng” ini juga dihadiri Kapolres, Ketua DPRD, Kejaksaan, dan Kalapas Kota Tegal. (Bambang Sugiharto, Wasdiun)

Bagikan :



Leave a comment












-->