logo

Sunday 17th of November 2019

Layanan Kecamatan

Layanan SID Brebes

Layanan Hotspot

Bupati dan Wakil

Hari Jadi Kab. Brebes

Hari Jadi Ke-341 Tahun 2019

OPD BARU 2017

OPD Kab. Brebes per 2017

GPR Kominfo

 

Jumlah Pengunjung

Flag Counter

 

Ratusan siswa SMK Ma'arif NU III Larangan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng), demonstrasi di lingkungan sekolahnya, Senin 8 September 2014. Aksi demoiitu lantaran dipicu oleh kebijakan yayasan yang dinilai merugikan mereka.

Sebab, pihak yayasan mengeluarkan kebijakan terkait larangan suami istri yang bekerja menjadi guru di satu sekolah. Akibat kebijakan itu, sebanyak 12 guru memilih keluar dari sekolah karena ada salah satu dari mereka yang statusnya suami istri.

Dalam aksi unjuk rasa itu, ratusan siswa tersebut membakar ban dan mencoba merusak sejumlah peralatan sekolah. Akibat tindakan tersebut, unjuk rasa yang dilakukan karena kecewa dengan kebijakan yayasan tersebut sempat ricuh. Namun, tindakan itu berhasil dicegah oleh polisi yang melakukan pengamanan dan guru.

 

Aksi juga dilanjutkan dengan mendatangi rumah ketua yayasan yang berjarak sekitar 3 kilometer dari sekolah, tapi yang bersangkutan tidak ada. "Kami menuntut kebijakan yayasan ini dihapus. Ini karena sangat merugikan siswa kalau 12 guru keluar," ujar salah seorang siswa pendemo yang tidak mau namanya disebutkan.

Sementara, menyikapi aksi demo ratusan siswanya, Kepala Sekolah SMK Ma'arif NU III Larangan, Imam Muslih mengatakan, para siswa demo karena mereka kecewa dengan kebijakan yang dinilai merugikan mereka. Kebijakan itu menurutnya juga belum disosialisasikan.

Apalagi, guru-guru yang dinilai kinerjanya baik oleh siswa akan dikeluarkan, karena terbentur peraturan tidak boleh suami istri mengajar dalam satu sekolahan. "Siswa menuntut agar kebijakan yayasan ini ditinjau ulang, dan itu nanti akan kami sampaikan aspirasi siswa tersebut ke yayasan," terangnya.

 

Sumber : panturanews.com



© Pemerintah Kabupaten Brebes. All Rights Reserved.