Wabup Beserta Jajaran Forkopimda Tinjau Tanggul Pasca Banjir Kecamatan Ketanggungan
Wabup Beserta Jajaran Forkopimda Tinjau Tanggul Pasca Banjir Kecamatan Ketanggungan 

Banjir yang melanda beberapa desa di Kecamatan Ketanggungan Rabu (8/1) malam telah surut. Kendati demikian, masih ada genangan air banjir di sejumlah titik. 
Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH bersama Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Faisal Amri SE, Kabag Humas Polres Brebes, Kepala BPBD, DPSDA TARU, BPPKAD, Kesbangpol, PMI dan juga Tagana meninjau langsung ke lokasi tanggul jebol pasca banjir. Mereka, turun dibawah jembatan sungai Babakan wilayah Ketanggungan. Terlihat juga alat berat sudah mulai memperbaiki tanggul yang rusak akibat luapan air sungai Babakan.

"Saat ini, masyarakat terdampak banjir dibantu tim gabungan gotong royong membersihkan rumah. Dari  enam desa yang terdampak banjir, semuanya kondisinya hampir sama," ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes, Nursy Mansyur disela peninjauan, Kamis (9/1). 

Nursy juga menyatakan bahwa tadi pagi BPBD sudah mulai mendirikan dapur umum. Tujuannya untuk menyuplai logistik korban terdampak banjir. Untuk jumlah pengungsi masih ada beberapa.
"Yang lain sudah kembali ke rumah masing-masing. Dapur umum dan titik pengungsian berada di Koramil 15 Ketanggungan," ujar Nursy.

Hingga kini, selain limpasan sungai, banjir bandang terjadi disebabkan jebolnya empat titik tanggul Sungai Babakan, Brebes.

Wabup Beserta Jajaran Forkopimda Tinjau Tanggul Pasca Banjir Kecamatan Ketanggungan
Wabup Beserta Jajaran Forkopimda Tinjau Tanggul Pasca Banjir Kecamatan Ketanggungan 

"Di Ketanggungan ada tiga titik yang jebol. Kemudian di Cikeusal Lor satu titik. Saat ini juga sedang ditangani sementara dengan karung berisi pasir dan batu," ungkapnya. 

Sementara, Desa terdampak korban banjir Sungai Babakan di Kecamatan Keganggungan yakni Desa Sindangjaya, Pamedaran, Cikeusal Lor, Ketanggungan, Karangmalang dan Desa Dukuhturi.

Ancaman banjir masih menghantui ribuan warga di beberapa desa yang dilalui aliran sungai di Kabupaten Brebes. Pasalnya, beberapa sungai tersebut mengalami pendangkalan dan tanggul kondisinya kritis di beberapa titik.

Di antaranya Sungai Babakan yang melintasi Kecamatan Banjarharjo dan Kecamatan Ketanggungan. Sungai tersebut limpas karena tak mampu menampung debit air berlebih saat terjadi hujan deras.

Bahkan tanggul sungai sangat rendah sehingga air menggenangi ratusan rumah warga di Ketanggungan.

Seorang warga Kecamatan Ketanggungan, Rizki mengatakan, banjir yang terjadi karena sedimentasi Sungai Babakan yang masuk wilayah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung itu cukup tinggi.

Selain itu, katanya lagi, beberapa titik tanggul sungai juga rendah karena tergerus aliran air. Dampaknya, air limpas ke permukiman dan menggenangi ratusan rumah warga dan jalan.

"Karena itu, kami berharap ada tindak lanjut berupa pengerukan sedimentasi dan perbaikan tanggul. Jika tidak, maka setiap terjadi hujan maka kami akan terendam banjir," katanya kepada Wakil Bupati saat mendampingi peninjauan di lokasi tanggul jebol.

Dirinya dan warga merasa khawatir saat terjadi hujan, terlebih lagi, dalam waktu beberapa hari terakhir, hujan turun dengan intensitas yang cukup tinggi.

"Kami khawatir jika terjadi banjir lagi. Setiap hari kami dihantui rasa was-was," ucapnya.

Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Faisal Amri SE Mengatakan, agar tidak kembali terjadi banjir, Tim Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kabupaten Brebes dibantu relawan dan masyarakat, serta alat berat (beko). Juga tengah melakukan penanganan beberapa titik tanggul yang kritis menggunakan karung pasir.

"Pekerjaan ini dilakukan baik TNI, Polri, instansi terkait, masyarakat di sekitar Sungai Babakan serta relawan lainnya," tutur Faisal saat melakukan peninjauan bersama Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH, Kepala BPBD Brebes Nurshy Mansur serta Kepala BPPKAD DR Angkatno MPd, BBWS dan Dinas terkait.

Pihak BBWS telah medatangkan langsung alat berat untuk memperbaiki tanggul yang sudah terkikis dan jebol pada Rabu (8/1) malam.

Alat berat tersebut akan mengeruk sungai yang sudah mulai dangkal dan untuk dibuat tanggul agar lebih tinggi.

"Langkah ini dilakukan untuk memperkuat tanggul Babakan serta meminimalisir bencana banjir di puncak musim penghujan ini," jelas Kepala BPBD Nursy.

"Semoga dengan penanganan seperti itu tidak ada lagi rumah warga yang terendam akibat limpasan air dari sungai," harapnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH juga mengunjungi kediaman rumah duka Sigit, 17 tahun, di Desae Karangsari RT 3 RW III, Kecamatan Bulakamba Brebes. Sigit merupakan Korban Tenggelam di embung desa Karangsari pada Senin (6/1) lalu. Didampingi Camat Bulakamba dan Kades Karangsari serta Polsek Bulakamba. (Suprapto/Wasdiun).