 4 Desember tahun 2002 lalu Indra Kusuma resmi dilantik sebagai Bupati Brebes periode 2002-2007, 4 Nopember 2007 dalam perhelatan Pemilu Bupati – Wakil Bupati Indra Kusuma berpasangan dengan H. Agung Widiantoro, memperoleh suara terbanyak, sehingga akan memimpin lagi untuk periode 2007-2012, berikut wawancara Berita Berhias, sebelum pelantikan. H. INDRA KUSUMA, S.Sos Membangun Bersama Masyarakat - Setelah diumumkan KPUD Kabupaten Brebes anda memperoleh suara terbanyak, apa komentar nya?
Pertama saya bersyukur kepada Allah SWT. atas karunianya, kedua saya berterima kasih kepada masyarakat yang memberi kepercayaan, tapi bagi saya, kemenangan itu adalah kemenangan rakyat, apalagi pemilu Bupati – Wakil Bupati saat ini untuk pertama kali dipilih secara langsung.
- Anda memasang semboyan atau motto membangun bersama masyarakat, bisa di jelaskan?
Pembangunan itu menyangkut banyak aspek, politik, ekonomi, sosial budaya, dll. Tentu, akan tercapai apabila dalam pelaksanaannya dilakukan bersama masyarakat dengan memperhatikan tiga pilar landasan pembangunan yaitu: pilar pendidikan, pilar kesehatan dan pilar perekonomian.
- Bisa lebih dijelaskan lagi perihal perlu melibatkan semua komponen masyarakat?
Ya, yang dimaksud adalah dengan melibatkan para tokoh amsyarakat, para alim ulama, para cendekiawan, teman-teman di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), para mahasiswa, serta partner kerja seluruh anggota DPRD Kabupaten Brebes.
- Wilayah Kabupaten Brebes cukup luas, dan sering dikeluhkan adanya kesenjangan utara-selatan, apa kiatnya?
Setiap strategi dan program pembangunan harus dilakukan proses umpan balik, secara berkala, sehingga mencapai hasil yang optimal, itu untuk mengurangi kesenjangan antara utara dan selatan, dalam vis-misi kami, juga seudah mengemukakan perencanaan suprastruktur jalur tengah, untuk mendekatkan jarak.
- Ke depan dalam memimpin Brebes, Anda berdampingan dengan Wakil Bupati Agung Widiantoro, apa harapan Anda?
Saya berharap bisa saling melengkapi Saudara Agung dari latar belakang sebagai anggota DPRD, dari Partai Golkar, Saya dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), keduanya bisa bekerjasama, dengan masyarkat untuk membangun Kabupaten Brebes tercinta.
- Apa pesan untuk masyarakat?
Ya, kami mohon doa restunya agar ke depan dalam membangun Kabupaten Brebes, akan lebih baik, selalu diberkahi Allah SWT, sehingga selaku ada jalan keluar, itu saja.
AGUNG WIDIANTORO
Membangun Brebes Bukan Hanya Tanggung Jawab Dua Orang Pemilihan langsung Bupati dan Wakil Bupati Brebes tanggal 4 Nopember 2007 yang lalu, menempatkan pasangan Indra Kusuma – Agung Widiantoro sebagai pemenang. Berita Berhias, edisi khusus ini memuat wawancara dengan G2 yang sebelumnya juga menjabat Sekretaris Fraksi Partai Golkar berikut petikannya. - Bagaimana anda memaknai hasil Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Brebes yang lalu ?
Saya memandang semua itu, sebagai amanat rakyat, dan selanjutnya saya artikan sebagai beban agar dapat mewujudkan harapan rakyat menjadi kenyataan yang dirasakan.
- Kalau begitu beban Anda cukup berat ?
Betul, tapi sesuatu yang berat itu, apabila dipikul bersama, akan menjadi ringan, apalagi, kita harus bersemboyan bahwa untuk membangun Kabupaten Brebes yang luas, ini bukan hanya tanggung jawab Bupati dan Wakil Bupati saja. Tapi merupakan kewajiban semua komponen yang ada di masyarakat. - Format komunikasi yang akan anda lakukan agar dapat merekrut partisipasi seluruh masyarakat, apa kiatnya ?
Kami akan membangun suasana untuk salaing bersilaturakhim, apalagi dalam Pemilu Bupati dan wakil Bupati kemarin, kan diikuti 4 pasangan, kami lihat visi misi mereka baik, sekiranya potensi yang ada bisa disinergikan, tentu akan lebih baik untuk membangun Kabupaten Brebes. - Bisa diberikan sedikit tentang semboyan hidup atau motto perjuangan anda ?
Kalau semboyan hidup, hidup ini ibarat orang naik sepeda, tidak akan jatuh, kecuali jika berhenti mengayuh. Sedang motto perjuangan, berbuatlah yang terbaik demi kebahagian masyarakat dan orang-orang tercinta walaupun terkadang, lelah dan menjemukan.
- Tentang riwayat keluarga anda?
Saya terlahir dari pasangan ayah (alm) Edi Sudaryo dengan Hajah Sriyati, saya anak pertama, dengan lima adik, masing-masing H. Kunto Wiwoho, Erni Riningsih, Sri Endah Nur Ihfani, Mulyadi Didi Kuswondo, dan Edi Imbang Joyo Pranoto. Sedang isteri saya, Dra. Hj. I Dewi Sang Ayu Putu Paramiarti M.Kes, dikaruniai 2 anak masing-masing Dewa Taruna Nugraha (siswa SMA Negeri I Brebes) kelas dua, dan Astari Bela Larasati (siswi SMP Negeri I Purwokwerto kelas III).
- Tokoh mana yang anda kagumi ?
Mahatma Gandhi, Soekarno – Hatta dan RMS Wiryo Senjoyo.
- Persepsi anda tentang Pers ?
Pers adalah elemen terpenting dalam prinsip demokrasi, tanpa peran pers sosialisasi program pemerintah tidak akan dapat dicapai dengan baik, oleh karena itu, kami akan selalu membuka ruang yang cukup untuk pers.
- Kepedulian anda dibidang seni ?
Sejak masih mahasiswa, di kampus kebetulan saya dipercaya sebagai wakil ketua senat, juga di Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) saya sebagai wakil ketua, saya aktif di teater kampus, banyak lakon yang saya garap. Jadi saya akan tetap berkesenian, tentu seni yang bukan hanya untuk tontonan, tapi memberikan tuntunan.
|