|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Kamis, 10 Januari 2008 |
Sekilas Kondisi Kesehatan di Kab. Brebes
Kondisi Kesehatan di kabupaten brebes dapat dilihat dari derajat kesehatan. Gambaran dari derajat kesehatan dapat dilihat berdasarkan parameter berikut :
A. Angka kematian
a. Angka Kematian bayi
Angka kematian bayi dapat mencerminkan gambaran tingkat permasalahan kesehatan masyarakat yang berkaitan dengan faktor penyebab kematian bayi. Bila angka kematian bayi di suatu wilayah tinggi, berarti status kesehatan di wilayah tersebut rendah.
Jumlah kematian bayi yang dilaporkan oleh Puskesmas selama tahun 2006 sebanyak 279 kasus dari 40.785 kelahiran hidup atau 6.84 per 1.000 kelahiran hidup. Sedangkan jumlah kematian bayi yang dilaporkan oleh rumah sakit diwilayah Kab. Brebes pada tahun 2006 adalah 69 kasus dari 40.785 kelahiran hidup. Sedangkan pada tahun 2005 jumlah kematian bayi yang dilaporkan yaitu 192 kasus atau 5,31 per 1000 kelahiran hidup.
b. Angka Kematian Balita Berdasarkan data dari BPS Kabupaten Brebes angka kematian balita di Kabupaten Brebes pada tahun 2000 sebesar 40 per 1000 kelahiran hidup. Jumlah kasus kematian balita yang dilaporkan Puskemas selama tahun 2006 adalah 95 (2,32 per 1.000 kelahiran hidup) sedangkan jumlah kasus kematian balita yang dilaporkan rumah sakit 25 kasus. Pada tahun 2005 sebanyak 55 kasus. Angka kematian balita merupakan gambaran tingkat permasalahan kesehatan anak dan faktor lingkungan terhadap kesehatan balita. Angka kematian ibu mencerminkan risiko yang dihadapi ibu-ibu selama kehamilan, persalinan dan masa nifas yang juga dipengaruhi oleh keadaan sosial ekonomi, komplikasi kehamilan, serta fasilitas pelayanan kesehatan. Kasus kematian ibu maternal yang dilaporkan oleh Puskesmas selama tahun 2006 sebanyak 53 kasus, jumlah kematian ini lebih banyak dibandingkan dengan jumlah kematian pada tahun 2005 sebanyak 38 kasus.
c. Angka Kematian Ibu
Kasus kematian ibu maternal tahun 2006 berdasarkan data dari Puskesmas sebanyak 129,95 per 100.000 kelahiran hidup. Walaupun jumlah kasus kematian ibu maternal meningkat, tetapi Berdasarkan tabel spm1 prosentase ibu hamil K4 naik dari 92,52% tahun 2005 menjadi 91,87% tahun 2006, hal ini berarti bahwa terdapat peningkatan kedatangan ibu hamil K4 ke sarana kesehatan (puskesmas dan atau rumah sakit) sebanyak 0,65% Sedangkan jumlah ibu hamil risiko tinggi pada tahun 2006 sebanyak 7.549 (15,88% dari jumlah ibu hamil) turun dibandingkan dengan prosentase pad a tahun 2005 (19,44%).
B. Pola Penyakit
Pola Penyakit Kasus Rawat Jalan di Puskesmas
pada semua golongan umur penyakit yang paling banyak diderita adalah penyakit Saluran Pernafasan Bagian Atas (ISPA). Kasus ISPA terbanyak adalah pada golongan umur 5 - 14 tahun yaitu sebanyak 61.388 kasus. Selain ISPA penyakit yang ada pada semua golongan umur adalah Diare dengan jumlah terbanyak ada pad a golongan umur 1 - 4 tahun (8643 penderita). Hal tersebut mungkin karena pad a golongan umur 1 - 4 tahun merupakan rentang umur paling rawan untuk penyakit diare.
Lima penyakit yang paling banyak ditemukan pad a kasus rawat jalan di Puskesmas adalah:
|