Berita Terkini
Menu Utama
Tata Wilayah
Interaktif
Dinamika Pembangunan
| Kabupaten Brebes |
| ORIENTASI ANTAR/ INTERN UMAT BERAGAMA ANGKATAN I DAN II TAHUN 2009 |
|
| Ditulis oleh Dinhubkominfo | |
| Kamis, 05 November 2009 | |
|
Orientasi antar intern umat beragama angkatan I dan II tahun 2009 kabupaten brebes pagi tadi / kemarin di buka bupati brebes yang diwakili asisten i sekda kab.brebes drs.supriyono ,dalam sambutanya antara lain mengatakan. Sebagai bangsa yang kaya akan keragaman suku, ras dan agama, kita pantas merasa bangga karena Indonesia dapat bersatu dan berjaya di tengah keanekaragaman, seperti halnya semboyan bhineka tunggal ika. demikian halnya dengan Kabupaten Brebes yang merupakan kabupaten dengan jumlah penduduk tertinggi di jawa tengah, di dalamnya terdapat keragaman agama yang dianut masyarakat. Relevansi kehidupan beragama ini juga menjadi salah satu pembahasan penting dalam national summit 2009 yang digelar beberapa waktu lalu oleh Kabinet Indonesia bersatu II bahkan, Menteri Agama mengatakan bahwa salah satu prioritas pemerintah ke depan adalah menciptakan dan memelihara kerukunan antar umat beragama. menurut menteri agama, upaya yang akan terus dilaksanakan untuk menciptakan kerukunan ini adalah dengan mengefektifkan forum dialog antar umat beragama. Karenanya, apresiasi saya sampaikan atas kesediaan saudara – saudara sekalian untuk hadir dalam forum ini. hal ini sekaligus menjadi bukti dari tingginya semangat persatuan dan toleransi beragama di kabupaten Brebes. meskipun kita memiliki beragam keyakinan dan hidup dalam keragaman tradisi agama, kita disatukan di tempat ini, oleh keyakinan bersama akan kekuatan dialog dan kerjasama dalam suasana saling percaya dan saling menerima. Saat ini mungkin kondisi kehidupan dan kerukunan beragama di kabupaten Brebes sangatlah nyaman dan kondusif. Namun, senyampang berkumpulnya kita di sini, saya berharap agar kita tetap meningkatkan kewaspadaan secara kolektif. Artinya, setiap individu agar bisa meningkatkan sensitifitasnya terhadap munculnya potensi konflik maupun munculnya aliran agama baru. Dari media massa, tentunya kita melihat bahwa tatanan kehidupan ber-agama masyarakat di daerah jawa timur terguncang dengan munculnya aliran agama baru yang mengganggu. Tentunya kejadian tersebut makin menguatkan sinyal kewaspadaan kita, sebab karakteristik penduduk maupun topografis di kabupaten brebes memungkinkan pula kejadian tersebut. Tetapi saya optimis dengan kelancaran komunikasi, sikap toleransi, saling menghormati dan menghargai yang senantiasa kita jaga, berbagai permasalahan intern dan antar umat beragama dapat diredam, sehingga tercipta sinergitas antara pembangunan keagamaan dan wawasan kebangsaan yang harmonis, selaras, serasi dan seimbang. Sebagaimana dilaporkan kabag kesra Drs.Athoilah orientasi dilaksanakan dua angkatan , pertama hari ini dan kedua besok atau tanggal 4 dan 5 nopember 2009 bertempat di aula hotel kencana Brebes diikuti masing-masing 110 orang dari utusan agama Islam, Kristen ,Hindu,Budha dan Konghucu. Adapun materi yang disampaikan meliputi latar belakang peraturan bersama no.9 – 8 tahun 2008 dan sasaran yang hendak dicapai oleh Drs.H.Mughni Labib.MSi, pemberdayaan FKUB dalam membina kerukunan ummat beragama oleh Akrom Jangka Daosat MSi, kebijakan umum pemerintah kabupaten brebes dalam pembangunan bidang agama oleh Kabag. Kesra Drs.Athoilah dan peran ormas keagamaan dalam meningkatkan dan memelihara kerukunan ummat beragama. Sumber berita Bag. Humas dan Protokol Setda Brebes. |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
Webmail
User Login
Prakiraan Cuaca
Link Nasional
| Link Nasional |
Pengunjung







![]() | Hari Ini | 49 |
![]() | Kemarin | 367 |
![]() | Minggu Ini | 2906 |
![]() | Bulan Ini | 49 |
![]() | Total | 270073 |





